Postingan

Menampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian Bunda Sayang IIP

MENIKMATI PROSES LATIHAN MANDIRI

Gambar
Takutlah engkau apabila meninggalkan anak generasi yang lemah Anak generasi yang lemah, diantaranya tidak memiliki kemampuan untuk mandiri (Ibu Nur Chasanah M.A dalam Kuliah Offline Bunda Sayang IIP Jakarta pada tanggal 12 Maret 2017) Betapa latihan kemandirian untuk anak ini menjadi satu hal yang patut digagas dengan serius. Kenapa? Karena, latihan kemandirian anak sesuai dengan usianya ini menjadi salah satu sarana supaya anak bisa mengenali dirinya sendiri, memahami kebutuhannya dan berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Ketika anak berlatih untuk mandiri, ia sedang belajar untuk mengenali siapa dirinya; bagaimana organ-organ tubuhnya bisa berfungsi dengan optimal; hal-hal apa saja yang dia butuhkan dan  bagaimana cara dirinya memenuhi kebutuhan tersebut. Proses-proses ini perlu dilatih, karena kemandirian merupakan ketrampilan hidup seseorang sebagai bekal untuk menikmati kehidupannya. Ketika anak bisa menikmati proses latihan kemandirian d...

PUTRI PANAS LAGI

Aktivitas berlatih Putri terhenti lagi. Seharian ini badannya panas dan lemas. Putri lebih banyak tidur dan rebahan di atas kasur. Kami pun menemani Putri memulihkan kondisi badannya supaya segar kembali. Meski lemas badannya, ketika akan minum, Putri tetap minum dengan tangannya sendiri. Namun saat makan, Putri ingin dibantu suap oleh saya atau suami. Sehat sehat ya Putri... #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

BONGKAR SEPATU RODA YUUK

Gambar
Setelah berkarya dengan kapla dan lego, saat ini Yoga berlatih bongkar pasang sepatu roda. Aktivitas ini berdasarkan rasa ingin tahunya. Sepatu roda dibongkar menjadi terpisah antara bagian sepatu dan bagian rodanya. Dilepas-lepas dengan bantuan obeng dan alat lainnya. Matanya berbinar-binar saat melakukannya. Setelah rasa penasarannya terpenuhi, Yoga pun mengembalikan sepatu roda tersebut hingga rapi. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

KAPLA LAGI

Gambar
Yoga berkreasi kapla lagi. Kali ini dikombinasi dengan susunan lego. Semua proses dilakukannya sendiri dan sesuai dengan imajinasinya. Saya bagian mendokumentasikan. Kreasi kapla dan lego ini menjadi aktivitas sehari-harinya. Hasil karya kapla dan lego bisa memunculkan suatu cerita yang seru dan selalu segar setiap hari. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

POLWAN SAMPAH BERGERAK

Yeaayy...polwan sampah sudah mulai bergerak. Putri mau membuang sampah di tong depan rumah. Kemarin Putri masih menolak untuk aktivitas ini. Sekarang, Putri dengan sepenuh hati melakukannya.  Ya, sebagai orang tua, saya tidak boleh bosan untuk mengajak dan terus mengingatkan tentang aktivitas ini. Proses berlatih anak-anak ini tentu saja tidak berjalan dengan mulus. Jadi, sebagai orang tua, saya terus menjaga semangat supaya anak-anak pun tertular semangatnya.

PUTRI IKUT BELAJAR

Gambar
Putri dan saya, Rabu ini ikut menemani Yoga belajar tentang arsitektur. Usia Putri belum masuk kategori, jadi posisinya menemani belajar saja. Kakak pendamping bisa menerima Putri ikut belajar di kelas bersama Yoga. Jadilah Putri ikut beraktivitas di kelas, namun di program penjelajahan saja. Ketika masuk ke program perancangan, Putri sudah berinisiatif untuk bermain sendiri. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

KELAS ARSITEKTUR PERDANA

Gambar
Rabu ini Yoga mulai ikut kelas arsitektur untuk anak. Aktivitas ini salah satu sarana eksplorasi untuk Yoga. Apakah nanti dia berminat naik level atau cukup mengikuti ilmu dasarnya saja.  Kelas arsitektur penjelajahan perdana menyajikan tentang eksplorasi sensori. Yoga dan teman-temannya diajak oleh kakak pendamping untuk merasakan berbagai obyek benda yang ada di sekitar. Kemudian mereka diajak untuk menjiplak tekstur dari benda tersebut ke sebuah kertas sehingga akan terlihat beda antara satu obyek dengan obyek lainnya. Setelah program penjelajahan selesai, lalu dilanjutkan dengan program perdana perancangan rumah. Yoga mendapatkan materi tentang sistem pengukuran, anatomi bangunan dan lainnya. Yoga tampak asyik menikmati setiap prosesnya. Bisa memahami dan mengikuti apa yang disampaikan oleh kakak pembimbing. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

MEMILIH AKTIVITASNYA SENDIRI

Gambar
Hari ini sebenarnya saya ingin melatih Putri untuk bertanggung jawab terhadap sampah rumah tangga yang ada di rumah. Biasanya, sampah di dalam rumah akan dijadikan satu di tong sampah depan rumah, supaya abang yang bertugas ambil sampah lebih mudah menjangkaunya. Ternyata, Putri belum mau melakukan perannya sebagai Polwan sampah. Dia selalu menolak ketika ditawari untuk merapikan sampah ke tong depan rumah. Saya pun tidak memaksanya. Suatu saat, Putri akan dengan senang hati melakukannya. Lalu Putri berlatih apa? Putri memilih menggambar. Mengambil kertas dan bolpen kemudian corat-coret. Ketika menggambar, Putri pun tidak henti-hentinya bercerita. Mulai dari awal coretan hingga akhir gambarnya, selalu dibarengi dengan celotehan yang istimewa. Saya selalu suka menemaninya melakukan aktivitas ini. Energi Putri seakan tiada habisnya ketika bercerita dan menggambar. Imajinasi luar biasa terus mengalir dengan derasnya. Saya sangat menikmati masa-masa ini. ...

MI GORENG YOGA

Gambar
Hari ini Yoga memilih berkarya di dapur. Memasak mi goreng ala Yoga. Mi yang akan digoreng adalah mi telur yang harus direbus dulu sebelum ditambah bumbu. Setelah rebusan mi matang, Yoga menyiapkan telur untuk dipanaskan terlebih dahulu. Kemudian mi yang telah direbus ditambahkan ke gorengan telur. Lalu Yoga memberi bumbu yaitu bawang putih, garam, gula pasir, lada dan kecap. Yoga pun mengaduk semua bumbu dengan mi telur hingga rata. Setelah rata dan matang, Yoga menambahkan sedikit irisan daun bawang di atas mi goreng. Mi goreng pun siap dinikmati bersama-sama. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

MARI KITA GORENG TELUR

Gambar
Hari ini Putri berlatih menggoreng telur. Berawal dari rasa lapar yang menghampiri Putri, lalu saya mengusulkan supaya Putri belajar goreng telur sendiri. Putri pun setuju. Jadilah Putri mulai belajar goreng telur sendiri. Putri menyiapkan mangkok, sendok, dua butir telur, garam dan lada. Lalu membuka kulit telur dan menuangkan telur ke mangkok. Setelah telur masuk ke mangkok, Putri menambahkan garam dan lada lalu mengaduknya hingga rata. Kemudian, Putri menuang telur yang sudah diaduk ke teflon. Putri pun menunggu telur hingga matang. Ketika Putri berlatih menggoreng telur ini, saya kebagian menemani saja, karena Yoga bisa memposisikan diri sebagai pelatih Putri. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

UTAK ATIK KAPLA YUUK

Gambar
Setelah pekan kemarin Yoga belajar ketrampilan mengelola keuangan, pekan ini saatnya belajar ketrampilan berkarya. Yoga mencoba berlatih untuk menuangkan ide menjadi sebuah karya. Proses itu dilakukannya sendiri dari awal hingga akhir.  Karya hari ini bahan dasarnya kapla. Balok-balok persegi panjang dengan warna bervariasi. Yoga mengusulkan ide untuk membuat benteng China atau benteng Turki. Lalu kapla itu pun mulai disusun satu per satu hingga selesai. Kemudian ditambah dengan beberapa mainan lain (mobil-mobilan) dan setelahnya, bangunan benteng itu menjadi sarana Yoga bercerita menuangkan segala imajinasinya. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

RATU MAINAN BERAKSI

Gambar
Mainan berantakan itu menjadi pemandangan seru setiap hari. Apalagi saat ini anak-anak sedang menyukai bermain lego dan kapla. Setiap hari, mereka berkutat dengan rancangan-rancangan lego dan kapla. Mereka menikmati permainannya dan terus melakukan perbincangan seru. Bahasa percakapan yang mereka munculkan, semakin menambah kosakata mereka berdua. Setelah sekian waktu mereka bermain bersama, maka di waktu sore, saatnya untuk merapikan mainan kembali. Bagian saya, sedikit mengingatkan mereka lagi untuk rapi-rapi, dan Ratu Mainan beserta tim segera melaksanakan tugas. Marahkah mereka ketika diingatkan? Tidak. Saya berulang-ulang bicara dengan anak-anak, pada kondisi saat ini, bagian orang tua adalah mengingatkan. Anak-anak sudah mampu melakukan aktivitas merapikan mainannya. Ratu Mainan pun menjalankan aktivitasnya dengan senang hati. Itu berarti, merapikan mainan menjadi sarana belajar kemandirian yang menyenangkan bagi anak-anak. #Level2 #KuliahBunSayIIP #Me...

NAIK KRL

Proses belajar Yoga selanjutnya adalah melakukan transaksi keuangan modern. Pilihannya yaitu naik KRL dengan model pembayaran pakai kartu. Yoga mengambil kesempatan untuk membeli sendiri tiket KRL. Kemudian melakukan izin masuk menuju kereta dengan menempelkan kartu di mesin yang tersedia. Yoga juga membantu Putri menjelaskan cara penggunaan kartu tersebut. Kemudian kami naik kereta sampai di stasiun tujuan. Ketika akan keluar stasiun pun Yoga berusaha menempelkan kartunya kembali. Kemudian Yoga mengembalikan kartu tersebut dan mendapatkan uang kembalian. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

GAGAL BANTU

Saat kami sedang bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan di luar rumah, anak-anak pun ikut sibuk merapikan mainan yang akan mereka bawa. Putri sudah merapikan kartu mainan yang akan dibawa, dimasukkan dalam kantong. Yoga menitipkan kartu mainannya ke saya. Lalu saya bilang supaya mainannya disimpan ke tempat yang dia tentukan. Yoga diam saja. Putri pun sigap membantu. Menyimpan mainan tersebut ke kotak yang ada di dalam tas. Singkat cerita, ketika kita sudah pulang lagi ke rumah, Yoga ingat mainannya. Lalu bertanya keberadaan mainan tersebut. Saya bilang kalau Putri bantu simpan ke dalam kotak. Kotak tersebut ternyata tidak ada di dalam tas, ketinggalan di tempat kita beraktivitas tadi. Yoga pun kecewa. Putri pun spontan menjelaskan bahwa dia telah menyimpannya di kotak. Putri berniat membantu merapikan mainan itu. Yoga terlanjur sedih dan menangis.  *kali ini Ratu Mainan melakukan hal yang kurang tepat sasaran #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian ...

YOGA BELAJAR MENATA UANG (3)

Setelah belajar tentang mengelola uang untuk konsumsi dan menabung, Yoga melanjutkan dengan menata uang untuk porsi sedekah. Sebagian harta yang dimiliki adalah bagian untuk orang lain. Bisa berupa uang, bisa juga berbentuk barang. Yoga langsung praktek sedekah. Ketika ada jadwal berkumpul dengan teman-teman, Yoga punya ide untuk berbagi. Kali ini, Yoga ingin berbagi makanan ringan. Yoga membeli sekotak coklat pasta, kemudian dibagikan ke teman-temannya. Yoga senang sekali bisa berbagi dengan teman-teman. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

RATU MAINAN

Sejak pagi, badan Putri hangat. Agak lemas dan inginnya banyak tidur. Putri kurang berminat bermain dengan kakaknya seperti biasa. Lebih banyak tiduran di atas kasur. Jelang sore, saat kakaknya bilang mau rapi-rapi mainan, Putri langsung sigap membantu. Meski badannya masih terasa lemas, Putri si Ratu Mainan tetap berusaha membantu merapikan mainan dengan senang hati.

YOGA BELAJAR MENATA UANG (2)

Selanjutnya, Yoga belajar tentang menata uang untuk ditabung dan investasi. Uang yang dimiliki, ada porsi untuk ditabung. Uang tabungan ini, masih saya bantu simpan. Tabungan ini, selain berbentuk uang, Yoga juga belajar tentang logam mulia atau emas batangan, dinar dan dirham. Kami mencoba mempelajari bagaimana seluk beluk menabung selain uang. Kami juga memperkaya gagasan dengan belajar menabung dalam bentuk ternak kambing. Berawal dari kebutuhan hewan untuk Qurban, maka langkah ini pun menjadi salah satu sarana Yoga untuk berlatih mengelola keuangan. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

YOGA BELAJAR MENATA UANG (1)

Gambar
Setelah melakukan aktivitas belanja ke warung tetangga sendirian, selanjutnya Yoga belajar untuk menata uang. Di mulai dari cerita isi buku tentang berlatih mengelola uang. Awalnya saya tanya ke Yoga, jam berapa bisa diajak ngobrol. Lalu ketika sudah siap, saya pun membuka obrolan dengan menceritakan isi buku yang sudah saya baca. Saya juga menunjukkan bukunya.  Yoga mendengarkan cerita saya. Kemudian kami terlibat diskusi yang cukup seru. Poin yang kita bahas tentang belajar menata uang untuk porsi konsumsi. Kita berdiskusi, barang-barang apa yang saat ini Yoga butuhkan. Kegiatan apa yang butuh dia ikuti dan berbiaya. Kami rancang keuangan Yoga untuk porsi konsumsinya. Uang jatah konsumsi Yoga saat ini, ternyata masih jauh dari jumlah yang dia butuhkan. Kami pun berdiskusi, bagaimana caranya supaya mendapatkan tambahan pemasukan untuk keuangannya. Kami mencoba membuat tantangan yang akan dikerjakan Yoga dengan sepenuh hati. #Level2 #KuliahBunS...

PUTRI MENATA BUKU

Gambar
Selain mainan yang dirapikan oleh Putri sang Ratu Mainan, buku juga termasuk dalam kategori aktivitasnya. Berserakannya buku di setiap sudut rumah pun menjadi makanan sehari-hari kami. Kami memang belum menata buku berada di satu titik. Jadi kami bisa menempatkan atau menyimpan buku di tempat-tempat yang mudah terjangkau. Ruang tamu, kamar tidur, ruang keluarga di setiap sudutnya pasti tersimpan buku meski jumlahnya berbeda-beda.  Ketika Putri ingin menggunakan area di ruang keluarga dan ternyata banyak buku berserakan di sana, maka Putri pun langsung merapikannya. Saya sungguh bangga dengannya. Tanpa saya teriak, Putri sudah selesai merapikan buku. Hasilnya? Saya terima dengan senang hati apa adanya. Saya belum akan banyak membahas bagaimana posisi buku yang seharusnya ke Putri. Penekanan untuk saat ini, Putri suka merapikan buku-bukunya. #Level2 #KuliahBunSayIIP #MelatihKemandirian

PUTRI RAPIKAN MAINAN

Gambar
Kamar depan penuh dengan mainan, itu pemandangan sehari-hari. Anak-anak suka sekali menata mainannya; di atas kasur, di atas lantai atau pun di atas meja. Imajinasi seru membuat mereka tidak bosan berkreasi dengan mainannya. Ada saja ide cerita mengalir dari mainan yang ditata sedemikian rupa.  Ketika anak-anak selesai bermain, terkadang saling tunjuk siapa yang membereskan mainan-mainan tersebut. Saya kadang gemes dengarnya. Mainnya sama-sama, giliran beres-beres saling tunjuk satu sama lain. Nah, ketika suasana tenang, saya mencoba diskusi dengan mereka. Saya awali dengan cerita, apa akibatnya kalau mainan tidak dibereskan. Mereka pun menjawab bersahutan. Lalu saya tawarkan sebuah petualangan menarik untuk Putri, menjadi Ratu Mainan. Ratu yang punya banyak mainan, suka berkreasi dengan mainannya dan suka rapi-rapikan mainan setelah selesai. Putri pun setuju. Jadi mulai hari ini, Putri adalah Ratu Mainan. Putri sudah mulai beraktivitas dengan peran barunya, mesk...