Postingan

Menampilkan postingan dengan label Matabaca Alam Baskom Team

MAIN BARENG

Gambar
Yoga dan Putri bersama kawan "Main yuuuk..." Setiap hari, teriakan khas ini selalu terdengar di depan pintu Anak-anak pun segera keluar menyambutnya Dengan sigap, mereka pun menyiapkan alat main dan ambil posisi Terkadang, posisi duduk membuat mereka sedikit 'rame' Namun, beberapa menit kemudian mereka pun bermain kembali dengan seru Pemandangan ini membahagiakan hati kami Terus berniat, tempat kami tinggal menjadi sarana anak-anak main bareng dengan bahagia #baskomteam #matabacaQuBA #snackitaid

NAIK BUS TINGKAT

Gambar
Seharian ini, kami beraktivitas di luar rumah hingga sore. Kami ikut K3Playdate yang diselenggarakan di Perpustakaan Nasional RI. Tepatnya ada di Jl. Medan Merdeka Selatan no 11 DKI Jakarta. Perpusnas ini merupakan perpustakaan yang tertinggi di dunia. Perpustakaan Nasional RI Ruang Lobby Lalu, K3Playdate ngapain aja ya? Nah, saat kami datang, ternyata masih menunggu pintu ruang koleksi anak yang belum dibuka. Saat itu jam menunjukkan pukul 08.39 wib. Jam buka ruangan adalah 09.00 wib. Selama masa menunggu itu, kami putuskan untuk turun ke lantai 2, membuat kartu anggota Perpusnas. Pak Reswit sudah bikin duluan. Jadi, hari ini kami bertiga yang ikut antri untuk membuat kartu anggota. Yoga dan Putri bahagia sekali mengikuti proses membuat kartu ini. Awalnya, kami mengisi data pribadi secara online di banyak komputer yang telah disediakan. Yoga dan Putri berusaha mengisinya sendiri. Setelah itu, tercetaklah kartu antrian. Gunanya kartu antrian ini adalah untuk pang...

MERANGKAI IMAJI

Gambar
Kali ini kami mengamati Yoga. Aktivitas Yoga bersama legonya. Situasinya mirip dengan Putri. Saat Yoga tenggelam bersama imaji kreatifnya tentang rangkaian lego, maka suasana akan sepi. Tak ada suara ramai yang keluar dari mulut Yoga. Sepi dan tenang. Hingga di satu detik, akan muncul suara. “Ibu lihat, sudah jadi yang ini”, ucap Yoga sambil memperlihatkan rangkaian lego yang baru selesai dibuatnya. Robot dari sisi depan Sebuah rangkaian robot dengan berbagai macam perlengkapannya. Ada pistol, perisai, helm dan baju pelindung. Rangkaian lego ini murni hasil ide dari Yoga. Hasil utak atik dari berbagai jenis potongan lego. Yoga rangkai sedikit demi sedikit menjadi satu kesatuan kreasi berupa robot. Robot dari sisi belakang Ketekunan dan ketelatenan terlihat saat Yoga menikmati proses merangkai ini. Ibarat seseorang yang sedang memiliki sebuah proyek, lalu menjalani prosesnya dengan seru. Itu yang terjadi dengan Yoga. Saat imajinasinya terhadap rangkaian lego m...

CORETAN TEGAS

Gambar
Masih seputar Putri yang suka menggambar. Tanpa kita suruh, Putri sudah berinisiatif sendiri untuk corat-coret. Mengambil kertas, pensil atau bolpen kemudian mencari posisi yang pas. Setelah itu, Putri pun tenggelam dengan keseruannya menggambar, menumpahkan imajinasi di atas kertas putih. Cinta untuk bapak Pak Reswit suka sekali mengamati proses saat Putri menggambar. Coretan-coretan yang dibuat Putri, terlihat tegas tanpa ragu-ragu. Keyakinan Putri saat menorehkan garis demi garis di atas kertas ini, penuh dengan energi. Tidak ada keraguan yang menyelimutinya. Hasil coretan garisnya rapi, tidak patah-patah. Coretan ala Putri Beberapa hari ini, Putri sedang suka menggambar bentuk love. Banyak kertas digambari Putri dengan bentuk tersebut. Kemudian diberi aksesoris bunga, mata dan sesungging senyuman. Lalu di gambar tersebut, diberi nama Putri atau Bapak. Terkadang, Putri pun memberi nama Ibu atau Yoga. Ini ungkapan-ungkapan hati Putri yang dipersembahkan untu...

"Dahar kembul"

Makan bersama adalah satu kegiatan yang sering kami lakukan dalam keluarga. Makan bersama ini biasa kami sebut dengan “dahar kembul” . Dalam Bahasa Jawa, dahar berarti makan dan kembul artinya bersama. Jadi, satu piring lengkap dengan isinya, dimakan bersama-sama; saya, suami dan anak-anak. Dan kami selalu menikmati kegiatan ini meski seringnya nasi di atas piring berteman dengan menu yang sederhana; hupe lagi, hupe lagi (baca: tahu tempe). “Dahar kembul” ini, bagi keluarga kami menjadi sarana makan yang efektif untuk anak-anak. Karena saat kita makan dengan cara ini, anak-anak langsung dengan sigap bergabung dan lahap menghabiskan makanan yang ada, tanpa alasan lagi. Mereka pun dengan suka rela menggerakkan tangannya untuk berusaha mengambil makanan. Walau terkadang ada sedikit insiden kecil yang mewarnai, seperti beradunya kepala anak-anak, karena sama-sama menunduk saat makan. Dan untuk saat ini, “dahar kembul” masih menjadi cara asyik kami untuk mengajak anak-anak ma...

Bersih-bersih rumah

Gambar
Setelah kemarin seharian beraktivitas di luar rumah, hari ini kita sepakat untuk berkegiatan di rumah. Membersihkan rumah dan segala isinya. Sebelum mulai membersihkan rumah, saya dan Yoga melakukan kesepakatan, apa yang akan saya kerjakan dan apa yang akan diselesaikan oleh Yoga. Dan Yoga memilih untuk mengepel lantai. Setelah sepakat, saya pun mulai beraktivitas membersihkan rumah. Saya mencuci dan menjemur baju, mencuci perabotan rumah tangga, kemudian menyapu lantai. Setelah selesai menyapu lantai, saya pun mengingatkan Yoga tentang pilihan tugasnya mengepel. Yoga yang sedang asyik bermain dengan legonya, tidak menanggapi. Tetap asyik bermain bongkar pasang lego. Saya pun mendiamkannya. Beberapa saat berlalu, Yoga belum beranjak. Saya mengingatkan lagi akan tugasnya untuk mengepel lantai. Dan Yoga pun akhirnya beranjak mengambil pel dan cairan pembersihnya. Mulailah Yoga pel seluruh lantai rumah. Yoga melakukannya dengan senang hati, pun ketika saya cek lagi lantai yang suda...

Satu hari yang istimewa

Sabtu, 24 Oktober 2015 Hari ini adalah waktu istimewa saya, “me time” . Bukan perawatan di salon, bukan belanja ke pasar atau mall, tapi seharian saya belajar. Belajar untuk lebih “membaca” diri saya, kekuatan dan kelemahannya. Kemudian belajar untuk fokus memupuk kekuatan hingga menjadi jalan manfaat bagi banyak orang. Ya, “me time” saya seharian belajar di “Training Talents Mapping” dari pagi jam sembilan hingga jam lima sore. Satu hari yang istimewa, karena sudah lama saya menunggu kesempatan untuk bisa ikut talents mapping ini. Training ini diawali dengan mengisi tes beberapa hari sebelumnya lewat email , yang kemudian saat hari pelatihan, hasil tes kita dibagikan dan dibacakan. Dari hasil tes itu kita mengetahui dimana kekuatan kita dan di sebelah mana kelemahan kita. Jika kita mengamati kelemahan, rasanya kita masih kurang produktif dan punya banyak pekerjaan rumah yang begitu berat. Namun, ketika kemudian kita fokus pada kekuatan kita, wow! ada banyak hal yang bisa k...

Sepeda hijau Putri

Gambar
Sore ini Putri bersemangat untuk belajar naik sepeda. Sejak bangun tidur sudah bersiap-siap mengayuh pedal sepeda hijaunya. Saya pun bergegas menemaninya keluar rumah untuk belajar naik sepeda. Awal-awal belajar, sepedanya minta dipegangi dan Putri sedikit demi sedikit belajar mengayuh pedal. Sebentar–sebentar kakinya lepas dari pedal dan sepeda berhenti. Kemudian minta jalan lagi dan tetap masih dipegangi. Saya mencoba untuk menguji nyalinya dengan pelan-pelan melepas pegangan sepedanya. Ketika Putri tahu pegangannya dilepas, dia justru menghentikan sepedanya, bukan berusaha untuk mengayuh pedal sendiri. Ah! Beda paham ternyata. Maksud hati melepas sepeda pelan-pelan, supaya Putri cepat bisa belajar keseimbangan, ternyata justru Putri merasa tidak nyaman dan belum berani mengayuh sendiri sepedanya. Padahal tubuhnya sudah cukup mampu menopang dan menjaga diri sewaktu-waktu akan jatuh. Dan kakinya pun sudah cukup panjang untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Namun, Putri tetap bel...

Belajar berkebun

Gambar
“Ibu, tanaman di pot sudah ada empat sekarang”, teriak Yoga kegirangan. “Alhamdulillah, berarti sudah saatnya kita pisahkan tanaman-tanaman ini ke masing-masing pot. Jadi satu tanaman tumbuh di satu pot”, jawab saya. Dan mulailah kami sibuk dengan urusan memindahkan tanaman. Yoga menyiapkan pot-pot ukuran sedang dan mengisinya dengan media tanam secukupnya. Saya mengeluarkan tanaman-tanaman yang masih mungil dan memisahkan satu per satu untuk dipindah ke pot-pot ukuran sedang. Setelah pot ukuran sedang siap dengan media tanamnya, kami pun pelan-pelan memindahkan satu per satu tanaman cabe keriting mungil ini. Selesai dipindah ke pot masing-masing, tanaman itu kemudian diberi air secukupnya, lalu ditata berjejer di tempat yang cukup sinar matahari. Selesai memindahkan tanaman di masing-masing pot, kami pun merapikan kembali alat-alat yang sudah tidak terpakai. Dan saya sudah berpindah tempat ke dapur untuk memasak. Yoga ternyata belum beranjak dari tempat belajar berkebunny...