Postingan

ON TRACK

Seharian ini, Yoga dan Putri banyak main bersama teman-teman. Mereka mulai berdatangan sekitar jam sepuluh pagi karena sekolahnya libur. Saat berkumpul, terlihatlah anak laki-laki mulai berkumpul menjadi satu dan anak perempuan pun sama. Anak laki-laki lebih senang main lari-larian dan kejar-kejaran keliling sekitar rumah. Lalu mereka ambil sepeda dan berkeliling dengan sepedanya. Anak perempuan, mengumpulkan mainan bonekanya. Mereka bermain peran menjadi ibu, anak, kakak dan mengeluarkan seluruh imajinasi yang ada di dalam kepalanya. Bisa dibayangkan, betapa amburadulnya rumah kami. Namun, justru dari acak-acak mainan ini, anak-anak banyak menemukan pelajaran baru. Mereka senang melakukannya. Mereka pun belajar bagaimana berinteraksi baik dengan sesama temannya. Beberapa saat kemudian, terdengar Adzan Dhuhur berkumandang. Segera saya beranjak memperhatikan apa yang dilakukan anak-anak. Selama ini kami sepakat, ketika Adzan Dhuhur terdengar, maka selesailah permainan dan segera...

TERIMA RESIKO

Siang tadi, Yoga minta ijin main game creator island. Saya pun memberi ijin dengan jangka waktu satu jam. Yoga setuju dan mulailah bermain. Setelah satu jam berjalan, saya pun mengingatkannya bahwa waktu gamenya sudah habis. Yoga pun bersiap menyelesaikan permainannya. Saat saya melihat sekilas apa yang sedang Yoga mainkan, kok sepertinya berbeda dari game awal tadi. Saya pun penasaran. Saya mulai mengajukan pertanyaan ke Yoga, game apa yang sedang dimainkan. Yoga pun tersentak lalu diam. Wajahnya langsung memperlihatkan rasa bersalah. Posisi tubuhnya pun mulai beringsut. Pelan-pelan, wajahnya pun ia tutupi pertanda jika Yoga merasa bersalah. Yoga pun diam. Pertanyaan saya saat itu belum terjawab oleh Yoga hingga akhirnya Putri ikut nimbrung. Putri menjawab pertanyaan saya, bahwa game yang dimainkan oleh Yoga berbeda dengan apa yang tadi diucapkan saat meminta ijin. Saat saya tanyakan kembali ke Yoga, ia pun mengiyakan. Aaah sedih hati saya… Selang beberapa waktu kemudian, sa...

ToMAT

Apa itu ToMAT? Nama buah atau sayurkah? Aha, ternyata bukan. Kata ini adalah singkatan. Kepanjangan dari Tolong, Maaf dan Terima kasih. Tiga kata ini menjadi jurus sakti ketika kami berkomunikasi. “Putri, minta tolong ambil sendok di dapur”, kata Yoga suatu kali “Terima kasih bapak, sudah belikan aku es krim”, ucapan Putri ke Pak Reswit “Maaf ya Putri, aku ga sengaja injak mainanmu ini”, ujar Yoga Saat ini, tiga kata tersebut mulai menjadi kebiasaan baik untuk Putri maupun Yoga. Mereka mulai terbiasa menggunakan kata tersebut ketika kami berkomunikasi. Terkadang, karena tergesa-gesa, Yoga atau Putri lupa mengucapkan salah satu dari tiga kata itu. Maka, salah satu dari kami akan mengingatkannya dan pihak yang lupa pun akan segera memperbaikinya. Proses membiasakan penggunaan tiga kata ini butuh waktu. Tidak sekali jadi. Sejak anak-anak usia dini, kami terus mengkondisikan cara berkomunikasi dengan tiga kata ini. Anak-anak diajak untuk memahami penempatan kata-kata te...

VIDEO PENGETAHUAN

Gambar
Masih seputar canggihnya teknologi. Yoga dan Putri memanfaatkan teknologi untuk menambah pengetahuannya. Yoga sedang suka dengan pengetahuan luar angkasa. Mulai dari buku bacaan, mengunjungi planetarium untuk ikut observasi luar angkasa sampai menikmati video yang sudah didownload oleh Pak Reswit. Video pengetahuan luar angkasa inilah yang menggunakan teknologi canggih. Biasanya, Pak Reswit mendapatkan video yang isinya petualangan para ahli ke luar angkasa. Videonya termasuk kategori dokumentasi. Nah, beberapa waktu lalu, Pak Reswit mendapatkan video pengetahuan luar angkasa versi kartun. Bisa menambah ketertarikan anak-anak untuk mempelajarinya. Anak-anak senang saat mempelajarinya. Video ini bertajuk Space Racer. Hampir setiap hari, anak-anak menikmati video ini kemudian membahasnya saat family forum. Putri pun suka dengan video kartun pengetahuan. Salah satunya berjudul Petualangan Adiboo. Video ini menceritakan tentang tokoh kartun yang berpetualang ke berbagai temp...

GAME

Gambar
Siapa suka main game? Banyak yang suka yaaa Begitu pun Yoga dan Putri. Sehari-hari punya waktu untuk main game. Game apakah kesukaannya? Yoga suka main game macam-macam. Salah satunya adalah lego building. Putri pun turut serta ketika Yoga sedang main game. Sering, Yoga memberitahukan cara main game tersebut ke Putri. Kami sebagai orang tua, tetap memberikan batas dan tata aturan ketika anak-anak main game. Misalnya, jangka waktu main game dicukupkan satu jam. Game yang dimainkan adalah game offline. Beberapa waktu yang lalu pun Yoga sempat ikut kelas coding. Di kelas ini, Yoga diajak untuk membuat game, menghasilkan karya. Jadi ada proses kreatif yang dilalui Yoga ketika membuat game ini. Yoga tidak hanya membuang waktunya untuk hal yang sia-sia, karena ada proses belajar yang mengiringinya. Game hasil karya Yoga Tidak bisa dipungkiri, seiring dengan berubahnya jaman, semakin canggihnya teknologi, maka cara dan proses belajar pun mulai berubah. Sebagai ora...

BELAJAR DI BAZAR (2)

Gambar
Masih lanjut serba serbi di bazar. Hari ini kami buka stand di Pusat Studi Jepang UI. Ada seminar yang diadakan salah satu komunitas dan kami menjadi peserta bazar di kegiatan tersebut. Yoga dan Putri belajar apa? Anak-anak menikmati aktivitas ini. Mereka langsung mendapatkan teman bermain meski pun baru kenalan saat itu juga. Yoga mendapatkan beberapa teman baru yang langsung cocok. Mereka bisa saling mengisi saat bermain bersama. Permainan yang dilakukan pun beragam. Mulai dari bertemu kucing di sekitar lokasi kemudian diajak main. Lalu bersama-sama mengunjungi stand buku dan asyik membacanya. Sampai bermain game di laptop yang dibawa salah seorang temannya ketika Yoga sempat ikut aktivitas di kids corner. Bermain bersama kucing                                   Main ke stand buku Putri pun mendapatkan teman kecil baru. Asyik bermain playdough di dekat stand kami. Mereka berima...

BELAJAR DI BAZAR (1)

Gambar
Hari ini, hari pertama kami buka stand bazar di daerah Pondok Indah. Bazar ini akan berlangsung selama satu bulan. Wooww lama yaaa. Buka stand di bazar ini menjadi salah satu proyek dagang keripik pisang yang sedang kami tekuni. Belajar apa di hari pertama buka stand keripik pisang? Ketika sampai di Pasar Pondok Indah (Paspin), Yoga dan Putri takjub. Bazar kali ini cukup besar dari  bazar yang pernah kami ikuti sebelumnya. Ada banyak stand yang buka, mulai dari halaman depan dekat panggung, kemudian bersambung ke dalam gedung Paspin. Selain itu, di lantai dua dan tiga pun ada beberapa stand yang aktif dan menambah seru suasana bazar. Hari pertama ini, Yoga dan Putri ikut membantu buka stand kami. Mulai dari bongkar kardus, menata produk di atas meja, dan pasang x-banner. Setelah itu, kami bertiga berkeliling mengamati stand-stand yang lain. Yoga mulai lirak lirik ke stand yang menjual kerak telur. Putri mulai memperhatikan stand yang buka lapak nasi ayam. Keliling stand yan...